Senin, 17 Mei 2010

sejuta wajah, sejuta kisah

bismillah

hari ini, saya melihat banyak wajah .

wajah seorang perempuan yang penuh mimpi dan pengharapan .
bola matanya bulat dan hitam entah seperti batu apa pun yang terhitam .
menatap lurus ke depan .
menerapkan apa kata Mas Donny untuk menaruh mimpinya 5 cm di depan kening .
ya, tepat pada 5 cm menggantung di depan keningnya ia melihat hamparan mimpi dan harapan, tak melepaskannya kemana pun ia melangkah .
dan saya melihatnya di cermin pagi ini .

wajah banyak orang yang keningnya berkerut-kerut seperti gelombang .
sebentar hilang dan sedetik kemudian timbul .
kepala kepala yang menunduk .
menyelam dalam ribuan soal, dan tak sadar bahkan ketika seseorang berkata “hai, pelajaran apa pagi ini ?”

wajah wajah yang tersenyum ramah .
melambai-lambaikan tangannya, mengatur mobil – mobil agar berbaris rapi .
memindahkan palang bersemen bertuliskan “parkir guru” ke tempat lain agar ada tempat bagi mobil siswa yang mengemudi .
meski mentari tetap menunjukkan kekuatannya .
kulit itu mulai menghitam, peluh membanjiri keningnya yang melengkung .
tapi segaris senyum dan gelak tawa layaknya oasis di tengah gurun pasir .

wajah wajah yang terpaku di depan layar computer selama satu hari penuh .
padahal 3 sampai 4 jam saja telah mampu membuat mata panas dan berair .
jari jari mereka menari nari di atas keyboard sementara mata tetap berkonsentrasi pada dokumen entah itu apa . kesalahan pada satu kata mungkin bisa membuatnya haru mengulang kembali apa yang sudah dia kerjakan selama tujuh jam hari itu .
atau tidak, mungkin bos mereka akan memarahi mereka habis habisan .

wajah teduh menjalani hidup dengan ikhlas dalam kendaraan jingga beroda tiga .
mengantarkan dua orang penumpang ke tempat tujuan, menelusuri jalan tikus menghindari kemacetan yang menggila .
dan bingung ketika Tuhan memutuskan rantai kendaraannya .
namun tetap bersabar sampai-sampai ia merelakan kehilangan separuh harga dari tarif yang seharusnya .
semoga tak berarti malam itu anak anaknya harus akan setengah porsi .
Tuhan, tolong jaga sopir bajaj baik hati itu 

juga raut wajah lain di sepanjang lorong kumuh, wajah – wajah di atas ular besi panjang yang meliuk cepat , dengan kisah berbeda dibalik wajah – wajah tersebut .
setiap wajah menyimpan rahasia yang berbeda, namun mencari satu hal yang sama, kebahagiaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

drop some words!